Pengaruh Risiko Politik Terhadap Foreign Direct Investment di ASEAN dari Perspektif Fiqh Muamalah

Penulis

  • Halida Bagraff Politeknik NSC Surabaya

Kata Kunci:

Fiqih Muamalah, Foreign Direct Investment (FDI), Risiko Politik

Abstrak

Fiqh muamalah sebagai cabang hukum Islam yang mengatur hubungan ekonomi dan sosial memberikan perspektif mengenai pengelolaan risiko bisnis, termasuk risiko politik yang memengaruhi Foreign Direct Investment (FDI) di ASEAN. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh risiko politik terhadap FDI berdasarkan perspektif fiqh muamalah. Metode yang digunakan adalah literature review dengan data yang dikumpulkan melalui database Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh muamalah menekankan prinsip keadilan, transparansi, dan kemaslahatan dalam kegiatan ekonomi. Risiko politik yang tinggi, seperti ketidakstabilan pemerintahan, konflik internal, dan regulasi yang tidak konsisten, menimbulkan ketidakpastian serta menurunkan kepercayaan investor. Sebaliknya, stabilitas politik di negara ASEAN mendukung peningkatan FDI karena sejalan dengan prinsip keadilan dan kepastian dalam fiqh muamalah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-07-28