Politeknik NSC selenggarakan pelatihan barista (based olahan kopi hitam) yang bertujuan untuk menumbuhkan motivasi karang taruna kecamatan Jambangan guna mendorong ekonomi kreatif. Diselenggarakan tanggal 16 Desmber 2025 berlokasi di Pendopo Kecamatan Jambangan, Surabaya
Di setiap cangkir kopi hitam tersaji lebih dari sekadar rasa pahit atau aroma menggugah. Ada cerita tentang proses, ketelitian, dan kreativitas yang bisa menjadi pemicu lahirnya peluang ekonomi baru. Berangkat dari semangat inilah, pelatihan barista berbasis olahan kopi hitam hadir khusus untuk Karang Taruna Kecamatan Jambangan. Lebih dari sekadar belajar menggiling dan menyeduh, ini adalah gerakan untuk menumbuhkan motivasi dan mendorong ekonomi kreatif di tangan para pemuda.

Kopi, khususnya kopi hitam, telah menjadi bahasa universal dalam pergaulan dan bisnis. Tren ini bukanlah sekadar mode, melainkan ladang subur untuk berwirausaha. Pelatihan ini dirancang sebagai respons konkret untuk menjawab tantangan sekaligus peluang tersebut. Tujuannya jelas: menyalakan api motivasi anggota Karang Taruna untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi menjadi pelaku utama di industri kreatif ini.
Lalu, apa yang membuat pelatihan ini berbeda?
Pertama, pelatihan ini berbasis keterampilan nyata (hands-on). Peserta tidak hanya mendengar teori, tetapi akan langsung mempraktikkan proses mulai dari mengenal karakteristik biji kopi, grinding yang tepat, hingga metode seduh yang beragam seperti V60, Aeropress, atau French Press untuk mengoptimalkan cita rasa kopi hitam. Jenis alat yang kita juga pakai mesin ekspresso jadi dua kombinasi teknik pembuatan secara manual dan mesin. Mereka akan diajak memahami bagaimana setiap detail—mulai dari suhu air, tingkat kekasaran bubuk, hingga waktu penyeduhan—berpengaruh besar pada rasa akhir di cangkir.
Kedua, pelatihan ini menanamkan mindset kewirausahaan. Mengolah kopi hitam bukan sekadar hobi, tapi bisa menjadi bisnis mikro yang menguntungkan. Peserta akan dibekali dengan pengetahuan dasar manajemen usaha sederhana, meracik konsep menu, menentukan harga pokok produksi (HPP), hingga strategi pemasaran kreatif melalui media sosial. Ide bisnisnya bisa beragam: dari kedai kopi sederhana (coffee stall), layanan kopi untuk acara (coffee catering), hingga penjualan beans atau bubuk kopi pilihan yang dikemas menarik.

Ketiga, kegiatan ini dirancang untuk memupuk kolaborasi dan membangun brand komunitas. Pelatihan barista bisa menjadi titik awal untuk menciptakan produk kopi khas “Karang Taruna Jambangan”. Sebuah merek kolektif yang tidak hanya menjual kopi, tetapi juga cerita tentang semangat pemuda yang bangkit dan kreativitas yang berkembang di kecamatan mereka.
Dengan menguasai ilmu barista dan olahan kopi hitam, para pemuda Karang Taruna Jambangan memiliki senjata baru. Mereka bisa menjadi agen perubahan ekonomi di lingkungannya, menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri dan mungkin bagi teman sebaya. Motivasi akan tumbuh seiring dengan rasa percaya diri yang muncul ketika mereka mampu menciptakan nilai dari sebuah cangkir kopi.
Mari bersama menyeduh semangat baru! Pelatihan barista ini adalah undangan terbuka untuk setiap pemuda di Kecamatan Jambangan yang ingin mengubah passion menjadi profesi, mengubah biji kopi menjadi pemicu kemandirian ekonomi. Saatnya kita tunjukkan bahwa kreativitas dan semangat wirausaha pemuda Jambangan bisa digelorakan dari hal yang paling mendasar: menyajikan cangkir kopi hitam yang penuh cerita dan peluang.