Memasuki 2013, fluktuasi nilai tukar rupiah menjadi isu kuat di sektor ekonomi. Di tengah situasi ekonomi global yang belum pulih dari situasi lesu, Indonesia masih menikmati kue rezeki atas nama emerging country yang menjadi tujuan investasi. Namun, defisit neraca pembayaran sepanjang 2012 cukup untuk menjadi alasan yang seharusnya membuat kita kembali menata langkah. Barangkali harus ada lompatan yang lebih bijak menyikapi situasi ekonomi global. Pengelolaan segala potensi dan sumber daya yang dimiliki juga menjadi tantangan tiada henti untuk mendapatkan hasil paling optimal untuk ibu pertiwi. Tentu saja, tanpa ada perubahan sudut pandang dan pemahaman atas segala variabel yang bisa menentukan masa depan,,,,, Klik Disini


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *