Telah terlaksana kegiatan Pelatihan Business Model Canvas (BMC) dan Harga Pokok Produksi (HPP) bersama BMM Jawa Timur sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman dan kapasitas pelaku usaha dalam merancang model bisnis yang terstruktur serta menentukan perhitungan biaya produksi secara tepat.
Melalui sesi learning, sharing, and growing together , peserta diajak untuk memahami konsep BMC secara komprehensif, mengidentifikasi elemen kunci dalam bisnis, serta mempelajari strategi penentuan HPP sebagai dasar pengambilan keputusan usaha yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif untuk bertukar wawasan dan pengalaman, serta berbagi praktik terbaik dalam pengembangan bisnis, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang dinamis.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat dan berdampak positif bagi pengembangan usaha ke depannya.
Sebagai pelaku UMKM, Anda mungkin sudah mahir membuat produk yang unggul atau memberikan pelayanan terbaik. Namun, kesuksesan bisnis yang berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada kualitas saja. Dua alat analisis yang kerap diabaikan namun fundamental justru menjadi pembeda antara UMKM yang bertahan dan yang sekadar bertahan: Business Model Canvas (BMC) dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP).

Business Model Canvas: Peta Perjalanan Bisnis Anda
Bayangkan akan melakukan perjalanan jauh tanpa peta. Risiko tersesat sangat besar. Sama halnya dengan menjalankan bisnis. BMC adalah peta visual satu halaman yang menggambarkan keseluruhan model bisnis Anda secara utuh dan sederhana.
Dengan sembilan blok kunci—mulai dari Customer Segments (siapa pelanggan Anda), Value Propositions (apa nilai unik Anda), hingga Cost Structure dan Revenue Streams—BMC memaksa Anda untuk berpikir sistematis. Manfaatnya bagi UMKM:
- Kejelasan Visi: Memastikan seluruh tim memahami arah bisnis yang sama.
- Identifikasi Pelanggan: Fokus pada segmen pasar yang paling tepat, hindari pemborosan sumber daya.
- Inovasi Model: Mudah untuk mengeksplorasi strategi baru, seperti mencari channel distribusi alternatif atau kemitraan (key partnerships).
- Komunikasi yang Efektif: Memudahkan Anda mempresentasikan bisnis kepada investor atau calon mitra.
Singkatnya, BMC membantu Anda menjawab, “Bagaimana bisnis saya menciptakan, menyampaikan, dan menangkap nilai?”
Harga Pokok Produksi (HPP): Fondasi Keputusan Finansial yang Sehat
Jika BMC adalah peta, maka HPP adalah bahan bakar dan alat ukur kesehatan finansial perjalanan tersebut. HPP adalah total biaya yang dikeluarkan langsung untuk menghasilkan produk atau jasa, mencakup bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik.
Mengapa HPP sangat krusial?
- Penentuan Harga Jual yang Profitabel: Tanpa mengetahui HPP, Anda bisa terjebak menjual produk dengan harga di bawah biaya produksi. HPP adalah batas minimal harga jual Anda.
- Kontrol Biaya: Perhitungan HPP yang cermat mengungkap celah pemborosan, misalnya pada bahan baku atau efisiensi produksi.
- Analisis Margin: Anda dapat mengetahui dengan pasti kontribusi profit setiap produk, sehingga bisa fokus pada produk yang paling menguntungkan.
- Pengambilan Keputusan Strategis: Data HPP yang akurat menjadi dasar untuk keputusan diskon, produksi massal, atau pengembangan produk baru.

Sinergi BMC dan HPP: Kekuatan yang Tak Terkalahkan
Kedua alat ini saling melengkapi. Blok Cost Structure di BMC akan diisi dengan data akurat dari perhitungan HPP. Sementara, blok Revenue Streams dan Value Propositions harus mempertimbangkan hasil analisis HPP agar penawaran nilai Anda tetap profitable.
Sebagai contoh, BMC mungkin menginspirasi Anda untuk menargetkan segmen premium (Customer Segments). Namun, keputusan ini harus dibackup oleh perhitungan HPP yang menunjukkan bahwa biaya produksi untuk kualitas premium masih memungkinkan Anda mendapatkan margin yang sehat saat dijual ke segmen tersebut.
Mengabaikan BMC sama dengan berbisnis buta arah. Mengabaikan HPP sama dengan berbisnis buta biaya. Kombinasi keduanya memberikan kejelasan strategis dan ketangguhan finansial—dua modal terpenting bagi UMKM di tengah persaingan.
Mulailah dengan meluangkan waktu untuk mengisi sembilan blok BMC bisnis Anda. Kemudian, benahi pencatatan dan hitung HPP dengan disiplin. Dengan menguasai kedua pilar ini, Anda bukan lagi sekadar menjalankan bisnis, tetapi mengelolanya menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.
Jadikan BMC sebagai kompas, dan HPP sebagai alat ukur kesuksesan finansial bisnis UMKM Anda.