Cara install Aplikasi SISTER Kemenristekdikti

Sekilas Mengenai SISTER

SISTER merupakan aplikasi dari Kemenristekdikti untuk mengintegrasikan seluruh layanan karir dan kopetensi SDM di Kemenristekdikti. Saat ini Kementrian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi mencatat jumlah dosen yang mengabdi di berbagai perguruan tinggi Indonesia adalah sebanyak 271.280 dosen. Dengan jumlah yang begitu besar, dibutuhkan sistem pengelolaan data seluruh dosen indonesia sehingga potensi dosen tersebut dapat dikelola dengan baik.

Kemenristekdikti melalui Direktorat Sumber Daya Iptek dan Dikti tahun ini meluncurkan program terobosan dalam manajemen data dosen di indonesia. Program ini dinamakan SISTER. Aplikasi ini lahir sebagai upaya Kemenristekdikti dalam “menjernihkan” data dosen dalam sistem pendataan Kemenristekdikti.

Aplikasi sister dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan kwalitas data SDM, IPTEK dan DIKTI dalam rangka pembuatan kebijakan pengembangan SDM yang tajam dan relevan. Selain itu aplikasi sister mengintegrasikan seluruh layanan karir dan kopetensi SDM di Kemenristekdikti sehingga memungkinkan para stakeholder menerima kepastian dalam pelayanan karir mereka.

Sumber : http://sumberdaya.ristekdikti.go.id

Persiapan dalam menginstal SISTER

Proses penginstallan aplikasi SISTER ini membutuhkan beberapa sumberdaya baik perangkat keras maupun perangkat lunak. sumberdaya yang dibutuhkan diantaranya, komputer server, jaringan internet publik (static / dynamic), modem internet dan DNS zone editor dapat ditemukan pada akun cPanel.

Kebutuhan Perangkat Keras :

  1. Komputer Server
    Kebutuhan komputer server dapat disesuaikan dengan jumlah dosen. Untuk spesifikasi minimum yang penulis sarankan adalah processor 2 core denga RAM 4GB, dengan asumsi dosen pengguna sistem kurang dari 50 orang dengan aktifitas penggunaan sistem sedang.
  2. Modem dan Jaringan Internet
    Penulis menggunakan modem ZTE F660 yang disediakan oleh IndiHome sebagai media. Jaringan internet yang penulis gunakan memiliki kecepatan sebesar 50Mbps dengan dynamic IP.

Kebutuhan Perangkat Lunak :

  1. Sistem Operasi
    Penulis menggunakan Sistem Operasi Windows 7 karena dinilai lebih mudah diatur dan digunakan.
  2. VMware Workstation Player
    Aplikasi kemenristekdikti yang sudah dibuat ini berjalan pada virtual machine. Sehingga dibutuhkan pula virtual machin player untuk menjalannkannya. Aplikasi VMware Workstation ini dapat diunduh di https://www.vmware.com/go/tryplayer.
  3. Dynamic DNS Update Client (DUC) No-IP.
    Dynamic DNS ini digunakan untuk membuat sebuah nama server untuk perangkat server. Pembuatan nama server tersebut bertujuan untuk membuat sebuah alias (nama sebutan) sebagai pengganti ip address publik, dikarenakan penulis menggunakan dynamic IP public dari ISP.
  4. Cpanel dengan DNS Zone Editor
    Penggunaan akun cpanel ini bukan untuk menyimpan data aplikasi, melainkan untuk mengarahkan subdomain ke server yang ada di institusi dengan meggunakan dynamic DNS yang telah dibuat sebagai nama server.

Penginstalan SISTER pada server :

Pada tahapan ini penulis mengasumsikan bahwa server telah terinstal sistem operasi dan VMware melalui tautan yang telah penulis bagikan di atas. berikut adalah tahap-tahap pemasangan aplikasi :

Menyiapkan Mesin Virtual VMware :

  1. Silahkan unduh aplikasi terlebih dahulu melalui tautan http://goo.gl/eS5MKP (Sumber : sumberdaya.ristekdikti.go.id diakses pada 20 April 2018).
  2. Extract seluruh berkas yang telah diunduh kedalam direktori yang dikehendaki. Kemudia double click berkas SISTER RISTEKDIKTI.ovf. Beri nama mesin virtual yang akan dibuat (bebas) kemudian click import dan tunggu proses import selesai.
  3. Penulis melakukan penyesuaan setup pada mesin virtual yang telah berhasil diimport dengan memilih Edit virtual machine setting.Setup Virtual Machine SISTER
  4. Penulis memberikan memori sebesar 3GB pada mesin virtual dengan asumsi komputer server memiliki ram sebesar 4GB dan komputer server tidak digunakan untuk kegiatan administrasi.

  5. Perangkat jaringan menggunakan virtual network VMnet0 dimana VMnet0 merupakan bridge untuk penggunaan ethernet fisik yang akan disetup.
  6. Setup virtual network. Setingan ini dapat ditemukan pada menu Edit-> Virtual Network Editor click Change Setting (kanan bawah). Pada tahap ini penulis mengkoneksikan virtual network Vmnet0 dengan Qualcomm Atheros Ethernet. Qualcomm merupakan salah satu ethernet fisik yang terpasang pada komputer server. Setup ini dilakukan dengan tujuan supaya nantinya virtual mesin dapat menggunakan perangkat fisik yang tersedia pada server secara penuh.

  7.  Setelah seting VMware selesai dilakukan silahkan jalankan mesin virtual dengan memilih tombol Power on this virtual machine.

Setting jaringan pada OS Ubuntu

pada tahap ini penulis melakukan setup pada jaringan supaya sistem dapat diakses baik melalui jaringan internal. tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Login pada sistem operasi dengan menggunakan username admin_sister dan password admin_sister123.

  2. Mengetikkan perintah ifconfig untuk melihat ethernet dan jaringan yang telah ter-setting pada sistem. Secara default ethernet yang tampak adalah localhost ethernet (lo), sedangkan virtual network yang telah dibuat tidak dapat dibaca karena statusnya belum aktif (donw) sehingga penulis perlu mengaktifakan network-nya terlebih dahulu.
  3. Untuk mengetahui alamat fisik (nama ethernet) jaringan yang tersedia, penulis mengetikkan perintah ifconfig -a. Setelah diketahui nama ethernet yang tersedia, selanjutya penulis mengetikkan perintah sudo ifconfig nama_ethernet up. Pada contoh kasus nama ethernet yang tersedia adalah ens33 sehingga untuk mennghidupkan penulis mengetikkan perintah sudo ifconfig ens33 up.
  4. Setelah ethernet diaktifkan maka langkah selanjutnya adalah melaukan setting IP Static pada ethernet. Untuk memulai melakukan setting penulis mengetikkan perintah sudo nano /etc/network/interfaces. Setting yang dilakukan seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah

    Setelah setting dilakukan selanjutnya penulis menekan tombo Ctrl+O untuk menyimpan diikuti dengan Ctrl+X untuk keluar dari nano editor. Penulis me-restart server dengan mengetikkan perintah reboot.
  5. Setelah mesin virtual selesai memuat ulang, selanjutnya penulis memeriksa jaringan dengan kode ifconfig. Berikutnya penulis mengakses IP ens33 menggunakan browser pada jaringan lokal.

Login dan singkronisasi data dengan server DIKTI

Pada tahapan ini penulis sudah tidak perlu melakukan setting kembali pada sistem operasi Ubuntu yang ter-install pada mesin virtual. Setting selanjutnya dilakukan melalui perambah / browser pada komputer client.

  1. Penulis mengakses alamat 192.168.220.20 sesuai dengan alamat IP yang sudah di-setting sebelumnya. Pada awal pengaturan tampil halaman konfigurasi Mail Server pada Aplikasi Frontend SISTER seperti gambar di bawah. Penulis memasukkan konfigurasi mail server yang dimiliki perguruan Politeknik NSC Surabaya.

    Mail server ini bertujuan untuk mengirimkan email konfirmasi ketika dosen atau pengguna melakukan pendaftaran akun.
  2. Pada halaman selanjutnya penulis diharuskan untuk melakukan registrasi Aplikasi. Penulis diminta untuk memasukkan kode registrasi, Username dan Password.

    Kode registrasi merupakan kode yang didapat dari sistem forlap, sedangkan username dan password merupakan akun yang digunakan administrator untuk mengakses forlap. Proses registrasi bertujuan untuk mendapatkan data-data yang bersangkutan dengan Politeknik NSC Surabaya, salahsatunya adalah data portofolio dosen.
  3. Untuk memperoleh kode penulis meakses http://forlap.ristekdikti.go.id, kemudian login menggunakan username dan password administrator forlap perguruan tinggi dan  membuka menu Generate Prefill Perguruan Tinggi. Setelah kode didapatkan penulis melanjutkan proses pendaftaran.
  4. Setelah proses registrasi, penulis masuk pada aplikasi Front End SISTER dengan menggunakan akun admin Politeknik NSC Surabaya (sama dengan akun yang digunakan pada proses registrasi)
  5. Penulis melakukan sinkronisasi awal melalui menu Pengaturan->sinkronisasi pada halaman aplikasi SISTER untuk memastikan bahwa basis data aplikasi Front End SISTER yang dipasang tersinkronisasi dengan basis data SISTER di Kementerian Ristekdikti.
  6. Setelah aplikasi SISTER pada server Politeknik NSC Surabaya telah tersingkronisasi dengan baik dengan server Kemenristekdikti, selanjutnya penulis melakukan pembaruan aplikasi melalui menu Pengaturan->Perbarui Versi.

Mempublikasikan Aplikasi SISTER (Mengonlinekan) :

Pada tahap ini penulis mempublikasikan Aplikasi SISTER agar dosen dapat mengakses sistem dimanapun dan kapanpun tanpa harus terkoneksi dengan jaringan intranet Politeknik NSC Surabaya. Langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Setup port forwarding pada modem. Pada kasus ini penulis menggunakan modem F660 dari indihome. Port Forwarding merupakan feature dari modem tersebut dimana fungsi ini akan membuka akses terhadap perangkat pada jaringan lokal untuk bisa diakses dari internet. Setup ini dapat ditemukan pada menu Application->Port Forwarding->Advanced.

    Saat ini Aplikasi sister pada server local sudah dapat diakses melalui jaringan internet menggunakan IP Public dari modem F660. Penulis hanya dapat mengakses halaman aplikasi sister melalui jaringan internet yang berbeda dengan jadingan internet modem atau menggunakan fasilitas VPN seperti anonymox.
  2. Merubah IP Public dynamic menjadi sebuah nama domain statik. Untuk melakukan proses ini penulis menggunakan fasilitas Dynamic DNS yang disediakan oleh http://noip.com. Langkah pertama yang dilakukan penulis adalah melakukan pendaftaran pada website resmi no-ip melalui tombol Sign UP.

     

  3. Langkah selanjutnya penulis menginstal DUC (Dynamic Update Client), aplikasi ini berguna untuk melakukan pembaruan IP Public Provider pada server No-IP secara otomatis. Sehingga penulis tidak perlu lagi melakukan pembaruan secara manual apabila IP public yang diberikan berubah. Aplikasi dapat diunduh pada tautan berikut https://www.noip.com/download, selanjutnya memulai tahapan untuk install dan Setup.

    Saat ini aplikasi sister sudah dapat diakses melalui domain yang sudah dibuat.

  4. Mengakses sistem menggunakan domain institusi. Untuk mengakses menggunakan domain institusi, penulis menggunakan fasilitas Advance Zone Editor dari cPanel.

    Saat ini sistem sudah dapat diakses secara online menggunkan jaringan internet dengan domain sister.nsc.ac.id.

Berikut adalah tahapan untuk menginstall dan meng-online-kan aplikasi SISTER Ristekdikti yang dilakukan oleh penulis. Untuk pertanyaan terkait dengan tahapan instalasi anda dapat menanyakan melalui kolom komentar.

2 thoughts on “Cara install Aplikasi SISTER Kemenristekdikti

  1. Terimakasih atas Panduannya, saya mencoba menginstall Sister dikti dengan vmware namun saat bagian mengetikkan perintah sudo ifconfig ens33 up. maka outputnya “admin_sister is not in the sudoer file. this incident will be reported” saya menggunakan username =”admin_sister” dan password =”admin_sister123″ apakah ada password administrator sehingga bisa menjalankan perintah sudo ifconfig ens33 up.
    Terimakasih

  2. Hebat….semoga inovasi yg dilakukan kemenristek dikti selalu bermanfaat u dosen dan mahasiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *