{"id":301,"date":"2013-03-06T03:08:00","date_gmt":"2013-03-06T03:08:00","guid":{"rendered":"http:\/\/politekniknscsurabaya.wordpress.com\/2013\/03\/06\/melihat-akuntansi-forensik-dari-kacamata-kap"},"modified":"2013-03-06T03:08:00","modified_gmt":"2013-03-06T03:08:00","slug":"melihat-akuntansi-forensik-dari-kacamata-kap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/2013\/03\/06\/melihat-akuntansi-forensik-dari-kacamata-kap\/","title":{"rendered":"MELIHAT AKUNTANSI FORENSIK DARI KACAMATA KAP"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align:justify;\"><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"margin:0;text-align:justify;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">&#8221; Indonesia masih jauh tertinggal mendalami akuntansi forensik. Tak semua kantor akuntan publik membidangi forensik. Perlunya profesi ini baru terasa tatkala krisis ekonomi dan makin banyaknya kasus korupsi yang mengapung pada 1997.&#8221;<\/span><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"margin:0;text-align:justify;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><br \/><\/span><\/span><\/div>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"margin:0;text-align:justify;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Saya  tidak yakin para auditor kita memiliki kemampuan akuntansi forensik,  &#8220;komentar Ketua Umum Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Ahmadi Hadibroto&#8221;.  Menurut Ahmadi, masih jarang akuntan Indonesia yang mendalami bidang yang satu ini.&nbsp;<\/span><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><\/p>\n<div class=\"MsoNormal\" style=\"margin:0;text-align:justify;\"><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Sayangnya,  asosiasi profesi akuntan yang paling diakui ini juga belum melirik  forensik sebagai bagian penting dari akuntansi. Kita belum lihat itu  sebagai isu yang mendesak untuk kita berikan perhatian khusus, sambung  Ahmadi.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Bahkan,  Ahmadi sendiri kurang berminat mengambil spesialisasi ini. Alasannya,  apa lagi kalau bukan ceruk pasar yang masih minim. Saya sendiri tak  punya kemampuan di situ. Dan saat ini saya tidak punya keinginan untuk  mempelajari bidang ini. Belum banyak pasarnya, celetuknya terus terang.  Ahmadi sehari-hari buka praktek di Kantor Akuntan Publik KPMG Hadibroto  -salah satu KAP terpandang.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><span style=\"font-size:large;\">Ahmadi -setidaknya hingga saat ini- boleh saja masih mengecilkan profesi ini. Namun sebenarnya profesi ini banyak yang membutuhkan. Kalau memang berkompeten, silakan tawarkan jasa itu. Tapi kalau tak mampu, jangan dong. Makanya harus hati-hati, ujarnya. <\/span>&nbsp;<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Sebenarnya  bidang yang masih minim diminati di kalangan akuntan itu sendiri dapat  menerbitkan peluang tersendiri. Setidaknya hal itulah yang dibidik oleh  KAP PricewaterhouseCooper Indonesia  (PwC). Kami saat ini punya 15 akuntan forensik serta 50 akuntan lainnya  yang sedang kami bekali berbagai keahlian, termasuk akuntansi forensik,  tutur Direktur PwC Widiana Winawati. Di kantornya, Widiana membawahkan  divisi forensik.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Widiana  secara terpisah mengakui pernyataan Ahmadi. Memang belum banyak akuntan  yang melirik profesi unik ini. Hal itu lantaran, Spesialisasi di  Indonesia tergolong baru. Masih banyak akuntan yang belum sadar akan  adanya profesi ini.<b>&nbsp;<\/b><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><b>Bermula dari Krisis<\/b>&nbsp;<\/span><\/span><br \/><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Widiana  mencatat tahun 1997 adalah titik awal perkembangan genre ini. Krisis  ekonomi kala itu membuat pemerintah meminta bantuan dari IMF dan Bank  Dunia, ujar Widiana menerangkan. Lembaga internasional tersebut  mengusung resep penyehatan perbankan, yang dikenal dengan istilah <i>agreed-upon due dilligence process <\/i>(ADDP). Formulasi ADDP ini sama halnya dengan audit investigasi.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Menurut  Widiana, mulai saat itulah publik makin menuntut penuntasan kasus  korupsi. Tingkat korupsi yang tinggi mendorong perkembangan profesi ini,  imbuhnya. Widiana dengan bangga memberi contoh, pengungkapan kasus Bank  Bali adalah prestasi kantornya. Kami sukses mengidentifikasi arus dana  yang rumit, sambungnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Widiana  meramalkan profesi ini bakal berkembang pesat ke depannya. Maklum, kini  makin banyak kantor bisnis dari negara asing yang masuk ke Indonesia.  Konsekuensinya, selain mematuhi hukum di sini, mereka juga tetap  memegang peraturan negara asalnya. Kalau tidak, mereka bisa terkena  tuntutan denda dan pidana, tuturnya. Contohnya perusahaan asal Amrik.  Negeri Paman Sam ini punya peraturan yang bertajuk US Foreign Corrupt  Practices Act.<b>&nbsp;<\/b><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><b>Kecakapan Komplet<\/b>&nbsp;<\/span><\/span><br \/><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Widiana berpendapat seorang akuntan forensik harus memiliki multitalenta. Seorang pemeriksa kecurangan (<i>fraud<\/i>) dapat diumpamakan sebagai gabungan antara pengacara, akuntan, kriminolog, dan detektif, tandasnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Selain  itu, Widiana menambahkan, seorang akuntan forensik harus memiliki  sejumlah sifat dasar. Antara lain, hati-hati, mampu menjaga rahasia  pekerjaannya, kreatif, pantang menyerah, punya rasa ingin tahu yang  besar, percaya diri, serta yang paling penting adalah jujur, sambung  Widiana.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Dibanding  akuntan lainnya, seorang akuntan forensik memiliki tugas yang paling  berat. Kalau akuntan internal adalah polisi, auditor adalah petugas  patroli, dan akuntan forensik adalah seorang detektif, sambung Widiana.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Tugas utama dari akuntan di perusahaan adalah mencatat dan menjaga kelancaran&nbsp;arus keuangan perusahaannya. Sedangkan auditor lebih seperti petugas patroli yang melakukan inspeksi dan pengecekan rutin atas area berdasarkan pengalaman mereka&nbsp;sebelumnya.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\">Akuntan forensik melakukan inspeksi dan pengecekan&nbsp;yang lebih terperinci dan seksama dibandingkan dengan petugas patroli. <\/span><\/span><\/p>\n<p>SUMBER : hukumonline.com<\/p><\/div>\n<p><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"> <\/span><\/span><\/span><br \/><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><\/span><br \/><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><\/span><br \/><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><\/span><br \/><span style=\"font-family:verdana, arial;font-size:x-small;\"><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><span style=\"font-family:Times, &quot;\"><span style=\"font-size:large;\"><\/span><\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8221; Indonesia masih jauh tertinggal mendalami akuntansi forensik. Tak semua kantor akuntan publik membidangi forensik. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-301","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=301"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/301\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nscpolteksby.ac.id\/dosen\/eko-tjiptojuwono\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}