Berita

Manajemen Usaha Kecil Dan Menengah (UKM)

Kedudukan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peranan penting dan strategis dalam sistem perekonomian nasional, antara lain:

Manajemen Usaha Kecil Dan Menengah (UKM)

Sehingga dapat dikatakan UKM adalah tulang punggung perekonomian yang mampu menyumbang lebih dari 50% PDB. Menghadapi era perdagangan bebas yang mulai diberlakukan mulai 1 Januari 2010, Indonesia juga mulai membuka diri dalam bidang perekonomian dan membuka pasar dalam negeri kepada negara – negara ASEAN dan China. Hal ini dapat dilihat sebagai peluang maupun ancaman bagi perkembangan UKM dalam negeri karena menghadapi serbuan produk asing dengan kualitas dan harga yang kompetitif.

Menurut hasil studi di UKM oleh Prof Urata, Jepang tahun 2000, menyebutkan empat kelemahan utama non keuangan dari UKM, yaitu:

  1. Kurangnya pengetahuan tentang teknologi produksi dan pengawasan mutu
  2. Keterbatasan dalam bidang pemasaran
  3. Keterbatasan SDM dalam bidang peningkatan mutu SDM
  4. Kurangnya pengetahuan administrasi tentang pembiayaan akuntansi.

Suatu usaha dikategorikan sebagai UKM, ditilik dari segi ukuran usaha, nilai dari nilai investasi dan nilai penjualan sebagai berikut:

NO UKURAN USAHA JUMLAH PEKERJA (org) NILAI INVESTASI* NILAI PENJUALAN
1 Mikro 1-4 >200jt Sama dengan atau kurang dari 100M per th
2 Kecil 5-19
3 Menengah 20-99 >200jt - <10M >1M - <50M per th
4 Besar >100 >10M >50M per Th

Catatan: tidak termasuk nilai tanah & bangunan tempat usaha

UKM merupakan kegiatan yang dilakukan secara perseorangan maupun kelompok dengan modal awal yang tidak terlalu besar dengan tujuan memperoleh laba dengan jumlah tenaga kerja dan aset yang relatif terbatas. Umumnya seseorang yang menjalankan suatu usaha atau biasa disebut wirausaha memiliki jiwa pekerja keras, keberanian mengambil risiko, dan mampu memanfaatkan faktor – faktor produksi baik bahan baku, tenaga manusia, maupun aset lainnya secara efektif dan efisien.

Mahasiswa/i Manajemen Pemasaran Internasional Politeknik NSC Surabaya telah mewawancarai beberapa pelaku usaha kecil dan menengah di daerah Surabaya dan sekitarnya untuk mengamati dan mengidentifikasi kunci sukses dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Bidang yang digeluti mulai dari usaha kuliner “W-Rock Café” dan stan makanan “Katamichi Takoyaki”, usaha print kaos “Distressed Print Nganjuk”, usaha bengkel “Bengkel Bapak Wahab”, hingga usaha kitchen equipment and stainless steel fabrication “CV. Star Indonesia”. Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik bahwa untuk membangun suatu bisnis, seorang wirausaha harus memili sifat atau karakter sebagai berikut:

Manajemen Usaha Kecil Dan Menengah (UKM)

Disamping sifat – sifat di atas, satu hal yang ditekankan oleh setiap pemilik adalah sifat jujur dan berani mencoba. Berdasarkan pengalaman dari pemilik bahwa kejujuran merupakan modal yang membuat para pelanggan dan klien mereka kembali dan melakukan repeat order. Sikap berani mencoba hal baru juga merupakan penggerak seseorang mampu mengembangkan usahanya, yang diikuti dengan kemampuan melakukan riset pasar. Adanya sharing ilmu dan wawancara yang dilakukan oleh mahasiswa/i Manajemen Pemasaran Internasional Politeknik NSC Surabaya kepada para pelaku UKM diharapkan mampu dipetik manfaat dan inspirasi bagaimana memulai usaha dari nol hingga sukses. Politeknik NSC Surabaya, Yes We Can!!

Manajemen Usaha Kecil Dan Menengah (UKM)

 

Penulis : Evada El Ummah Khoiroh, S.AB., M.AB.

 

 


Komentar


Lowongan Kerja:

Politeknik NSC Surabaya


Anda pengunjung ke : 33,834,101

Daftar

Hubungi Kami
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Google+
  • WhatsApp