Berita

Kebiasaan Positif Untuk Mengembangkan Potensi Diri Sehingga Mampu Bersaing Di Dunia Kerja

Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di era saat ini sangat ketat, karena tidak hanya diikuti oleh pencari kerja di dalam negeri akan tetapi diikuti juga pencari kerja dari luar negeri. Dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat, maka para pencari kerja dituntut untuk selalu menemukan potensi yang ada dalam dirinya untuk dapat terus dikembangkan.

Kebiasaan Positif Untuk Mengembangkan Potensi Diri Sehingga Mampu Bersaing di Dunia Kerja

Dalam proses pengembangan potensi diri pada setiap manusia memang tidaklah sama, karena dalam proses pengembangan potensi diri tersebut selalu di pengaruhi oleh kebiasaan yang telah terbangun dalam diri manusia itu sendiri. Jikalau menegambil pendapat dari Stephen R. Covey, maka ada 7 kebiasaan positif yang dapat diterapkan untuk mengembangkan Potensi Diri sehingga mampu bersaing di dunia kerja saat ini, yaitu:       

  1. Jadi proaktif
    Bersikap proaktif merupakan suatu sikap yang menunjukkan rasa tanggung jawab terhadap prilaku kita sendiri baik dimasa lalu, dimasa sekarang, maupun dimasa yang akan datang. Selain itu harus mampu membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai bukan berdasarkan suasana hati dan keadaan. Manusia proaktif merupakan manusia yang selalu siap dengan berbagai perubahan yang ada, karena selalu membiasakan diri untuk tidak reaktif dan tidak menyalahkan keadaan yang ada karena selalu yakin bahwa semua kejadian itu pasti lah takdir terbaik yang telah ditetapkan oleh Tuhan untuk kita. Setidak nya manusia harus terus berupaya lebih aktif dalam membangkitkan potensi baik dalam diri nya. Untuk itu mulailah lebih aktif untuk memperoleh informasi terkini yang sudah terklarifikasi kebenarannya dengan cara banyak membaca referensi.
     
  2. Merujuk pada tujuan akhir
    Setiap manusia harus memiliki tujuan akhir yang hendak dicapai agar dalam menjalani hidup jadi terencana dan terarah. sebagai contoh: jikalau manusia menetapkan tujuan akhirnya adalah mencapai sukses, maka dia harus bisa menentukan definisi sukses yang telah ditetapkan. Sehingga semua proses yang dijalani akan terarah sesuai dengan definisinya, semua proses yang tidak mengarahkan pada tujuannya akan di dihindari dengan sekuat tenaga.
     
  3. Dahulukan yang utama
    Mendahulukan yang utama artinya dalam menjalani hidup seorang manusia menentukan skala prioritas dalam mengambil keputusan. Skala prioritas yang dimaksud tentunya merujuk pada tujuan akhir yang telah ditetapkan sebelumnya. Sehingga setiap keputusan yang diambil selalu berdasarkan kondisi yang lebih mengarahkan dalam pencapaian tujuannya. Janganlah mudah terpengaruh dengan pendapat orang lain, karena kita sendiri lah yang tau kemana kita hendak menuju.
     
  4. Paradigma saling ketergantungan
    Manusia adalah makhluk sosial, sehingga dalam menjalani kehidupan dunia,  antara manusia satu dengan manusia lainnya saling bergantung. Untuk itu, dalam berinteraksi dengan sesama, manusia harus selalu berpikir mencapai keuntungan bersama, saling menghormati dan menghargai satu dengan lainnya. Untuk itu biasakanlah untuk saling mengenal, saling berkasih sayang dan saling berbagi. Bangunlah paradigma untuk selalu berkolaborasi guna mencapai tujuan.
     
  5. Berusaha memahami terlebih dahulu
    Manusia akan mudah memahami jikalau terbiasa untuk mendengarkan dengan seksama. Dengan merasa dipahami, manusia itu juga merasa ditegaskan dan dihargai sehingga mau membuka diri. Kebiasaan memahami memang butuh kemurahan dan keikhlasan dalam hati. Dengan banyak mendengarkan maka kita akan mengurangi pembicaraan dan setiap bicara maka kita akan tetap tenang dan tidak tergesa-gesa sehingga mudah dipahami.
     
  6. Wujudkan sinergi/kerjasama
    Sinergi/kerjasama akan terbangun dengan baik jikalau manusia itu mampu menekan egonya sehingga selalu terbangun sikap tenggang rasa, rendah hati bukan rendah diri dan tidak sombong. Kerjasama akan membangun daya padu antar sesama untuk menghasilkan satu hal baik yang luar biasa. Budaya tolong menolong dan kolaborasi akan membangkitkan kehidupan kita menjadi makin lebih baik.
     
  7. Asah kemampuan terus – menerus
    Mengasah kemampuan terus menerus merupakan proses belajar yang tiada henti, atau belajar sepanjang hayat. Kunci utama dalam belajar adalah harus memperbanyak membaca, selalu praktek dan berani mencoba hal-hal baru serta jangan sombong sebab merasa sudah bisa. Karena dalam kehidupan ini selalu terjadi perubahan disekitar kita yang menuntut kita untuk dapat beradaptasi dengan kondisi tersebut. Karena jikalau kita tak mampu beradaptasi maka bersiaplah untuk tersingkir.

Silahkan untuk mencoba 7 kebiasaan positif tersebut untuk dapat mengembangkan potensi dalam diri sehingga mampu bersaing dalam kondisi apapun. Semoga menjadi manusia yang beruntung.

 

 


Komentar


Lowongan Kerja:

Politeknik NSC Surabaya


Anda pengunjung ke : 33,602,548

Daftar

Hubungi Kami
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Google+
  • WhatsApp