Berita

EVALUASI DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM 2017

Menurut Undang-undang Pendidikan Tinggi no. 12 Tahun 2012, Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi. 

Dan Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma, program sarjana, program magister, program doktor, dan program profesi, serta program spesialis, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia.

Kurikulum Pendidikan Tinggi sebagaimana yang tertuang dalam pasal 35 ayat 1 dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap Program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan.

Kurikulum Pendidikan Tinggi untuk program sarjana dan program diploma sebagaimana tertuang dalam pasal 35 ayat 5 wajib memuat mata kuliah sebagai berikut:

  1. Agama;
  2. Pancasila;
  3. Kewarganegaraan; dan
  4. Bahasa Indonesia.

Sebuah kurikulum diperguruan tinggi disusun berdasarkan kategori bidang ilmu yang di tunjukkan dalam nama program studi. Karena program studi lah yang akan menjalankan hasil dari kurikulum yang telah disusun. Sehingga dalam penyusunan kurikulum harus memiliki acuan dan dasar yang jelas. Tidak hanya itu, dalam penyusunan kurikulum juga akan memperhatikan faktor-faktor yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri, karena sebagai pengguna dari lulusan program studi di perguruan tinggi. 
Seiring dengan diterbitkannya peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) tanggal 17 Januari 2012. Maka Politeknik NSC Surabaya dalam mengembangkan kurikulum selalu menyelaraskan dengan KKNI yang telah ditetapkan. Berikut adalah kerangka acuan dalam mengembangkan kurikulum sebagaimana nampak pada gambar dibawah ini:

kerangka acuan dalam mengembangkan kurikulum

Berdasarkan panduan dari tim belmawa Risetdikti tahun 2016, kurikulum tidak boleh dianggap hanya sekelompok mata kuliah saja, akan tetapi kurikulum merupakan sebuah program. Dimana dalam program tersebut berisi serangkaian proses yang terdiri atas: Rancangan --> Pembelajaran --> Luaran. Sebagaimana digambarkan dalam diagram proses dibawah ini:

Evaluasi Program Pembelajaran

Untuk itu, evaluasi dan rancangan pengembangan kurikulum Politeknik NSC Surabaya ditahun 2017 telah melakukan tahapan sebagai berikut:

  1. Berdasarkan masukan dari DUDI (dunia usaha dan dunia industri), asosiasi profesi yang ada, panduan KKNI, SN Dikti, dan Renstra Dikti, maka Politeknik NSC Surabaya melalui Program studi yang ada bersama tim pengembang kurikulum prodi telah melakukan analisis perkembangan keilmuan dan keahlian,  melakukan analisis kebutuhan pasar dan pemangku kepentingan guna menentukan profil lulusan untuk membuat rumusan capaian pembelajaran.
  2. Berikutnya dari rumusan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan maka dilakukan pemilihan bahan kajian(keluasan, kedalaman, tingkat penguasaan) dan pembuatan matriks kajian dengan sikap, ketrampilan umum dan ketrampilan khusus. Setelah itu bersama dengan semua dosen program studi masing-masing ditentukan konsep mata kuliah dan besarnya sks tiap-tiap mata kuliah yang dijadikan sebagai konsep kurikulum.
  3. Dan tahapan berikutnya adalah program studi menetapkan Susunan mata kuliah dan rancangan pembelajaran (dokumen kurikulum) sebagai konsep dan strategi pembelajaran di program studi.

Dalam pengembangan kurikulum di tahun 2017 ini, Politeknik NSC Surabaya berharap dapat selalu meningkatkan kualitas lulusannya, sehingga lulusannya dapat diserap oleh dunia usaha dan dunia industri.

 

Author :

Rudianto S.T., M.Cs., MTA., ACA
Dosen Program Studi Teknologi Komputer

 


Komentar


Lowongan Kerja:

Politeknik NSC Surabaya


Anda pengunjung ke : 33,068,164

Daftar

Hubungi Kami
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Google+
  • WhatsApp