Berita

PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP INFORMASI PERIKLANAN MELALUI MEDIA TELEVISI DAN RADIO

Penulis : Muhammad Saifuddin, S.Pd., M.SM
Dosen Politeknik NSC Surabaya Ilmu Pemasaran

ABSTRAK :

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap periklanan melalui media TV dan Radio. Ada empat faktor yang terdapat dalam iklan tersebut, yaitu mencakup info penjualan produk, gambaran produk, daya tarik produk dan kegunaan produk. Hasil dari iklan yang diinformasikan melalui kedua media tersebut sama-sama berhasil menarik sikap positif konsumen, responden menghargai informasi yang sedang menjamur, menarik, sehingga konsumen mempunyai gambaran yang kuat terhadap produk, dan hal ini juga membantu ingatan konsumen terhadap produk yang diiklankan.

 

PENDAHULUAN :

  • Dalam membuat suatu keputusan pembelian, konsumen mengevaluasi alternatif produk sehingga dibutuhkan informasi yang cukup untuk mendukung hal tersebut. (Miniard,& Engel, 2001), 
  • Konsumen lebih menyukai mencari informasi yang jelas, spesifik dan tidak berbelit-belit (mckenna 1995), 
  • Konsumen berfikir bahwa iklan melalui televisi dan radio adalah berbeda sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut , Buchholz Dan smith( 1991), 
  • Srinivasan Dan Ratchford ( 1991) menggunakan pertanyaan dalam mengumpulkan informasi pada saluran, sumber, dan jumlah responden pengkonsumsi informasi, untuk  mengukur perilaku mereka dalam mencari informasi di luar. Isi tentang informasi yang dicari adalah suatu dimensi penting dalam mengukur usaha untuk mencari perilaku tentang konsumen’ (Mccoll-Kennedy& Mbelenggu, 2001).

Survei dilaksanakan di kota Taichung-Taiwan Pusat, dengan responden sebanyak 347, yang terdiri dari 56% responden wanita dan 44% pria.

Dan kira-kira 43% responden telah menikah.Responden yang mempunyai tingkatan bidang pendidikan sekolah menengah atau lebih sebesar 41%. Sekitar separuh responden masih menempuh pendidikan perguruan tinggi, dan  5% responden telah lulus. Dalam kaitan dengan jabatan, sekitar 28% responden adalah di  sektor jasa, 30% adalah para siswa, 9% di bidang pendidikan, dan 6% adalah menganggur. Sisa dari responden ialah bekerja di bidang manufaktur, militer, administrasi pemerintah, dan bisnis umum. Rata-Rata umur responden adalah 32, dan rata-rata pendapatan rumah tangga bulanan adalah USD 1,833.

Responden dibagi kedalam tiga kelompok, yaitu kelompok pertama adalah kelompok yang berpendapatan lebih tinggi dan dari lulusan Perguruan Tinggi sehingga lebih banyak meluangkan waktunya untuk melihat TV dibanding mendengarkan radio, yang kedua adalah responden pria, mereka lebih sering mendengarkan radio, dan  yang ketiga adalah lebih banyak responden wanita dan belum menikah sehingga lebih mempunyai waktu luang untuk melihat televisi.

KESIMPULAN :

Studi ini menguji persepsi konsumen tentang informasi iklan melalui televisi dan radio di Taiwan. Buchholz dan Smith menyatakan perbedaan hidup  gaya hidup berpengaruh terhadap pesan yang diterima melalui dua jenis penyiaran media: radio dan televisi. Perbedaan  ini mempengaruhi proses iklan untuk membujuk konsumen

Analisis faktor digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui empat dimensi yang mendasari informasi di TV dan iklan radio, terdiri dari
1. produk,
2. gambar,
3. menarik, dan
4. kegunaan.

Bagi konsumen yang memiliki relatif lebih banyak waktu untuk menonton televisi, sikap positif dibentuk dari informasi yang diberikan dalam iklan TV. Untuk konsumen laki-laki dan lebih tua yang menghabiskan lebih banyak waktu di radio sikap positif dibentuk dari informasi iklan radio.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen yang mendapat  iklan dari TV dan radio merasakan manfaat dari masing masing media sesuai dengan waktu yang mereka sediakan untuk melihat TV atau mendengar radio

Konsumen yang sering melihat TV menyatakan bahwa iklan di TV lebih baik, konsumen yang sering mendengar radio menyatakan bahwa iklan di radio lebih menarik.

Bagi konsumen yang memilik waktu waktu yang sedikit (sibuk) menyatakan bahwa informasi yang diberikan dalam iklan TV lebih baik. Penelitian tentang Bagaimana konsumen melihat informasi di TV dan iklan radio belum diteliti secara eksklusif di Taiwan.

Hasil penelitian ini sesuai dengan dengan penelitian  McNeal dan Ji (1999) menyimpulkan tentang bagaimana anak-anak Cina belajar informasi dari media yang berbeda. Semakin banyak waktu yang digunakan anak-anak China untuk  menonton TV, mereka menyatakan bahwa TV lebih penting dan dianggap sebagai sumber informasi yang lengkap ketiak ada iklan tentang suatu produk. Anak 2 China yang sering mendengar radio menyatakan bahwa radio sebagai sumber informasi yang lebih penting

Manfaat praktis dari penelitian ini adalah tidak semua konsumen menyatakan bahwa informasi dari iklan TV lebih baik daripada informasi dalam iklan radio . Praktisi Pemasaran dapat memanfaatkan iklan radio sebagai pelengkap dalam beriklan selain menggunakan iklan di TV terutama bagi mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu dalam mendengarkan radio .

Dalam lingkungan bisnis kontemporer , berbagai media dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi produk- atau layanan terkait . Penelitian lebih lanjut mungkin perlu untuk memperluas pemilihan media dalam memeriksa persepsi  konsumen

sumber : WHO IS WATCHING TV, WHO IS LISTENING TO RADIO, CONSUMER PERCEPTIONS OF TV AND RADIO ADVERTISING

 

 


Komentar


Lowongan Kerja:

Politeknik NSC Surabaya


Anda pengunjung ke : 33,167,720

Daftar

Hubungi Kami
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Google+
  • WhatsApp