Berita

Struktur Organisasi Kampus Politeknik NSC Surabaya

Struktur Organisasi

Organisasi Kampus Politeknik NSC Surabaya terdiri atas:
1. Badan Pembina
Badan pembina terdiri dari tokoh masyarakat (baik formal maupun non formal) yang fungsinya membantu dalam memecahkan masalah-masalah politeknik dan diharapkan berperan aktif dalam pengembangan politeknik. Ketua badan  pembina dipilih oleh dan diantara para anggota badan  pembina. Masa kerja badan pembina berakhir karena atas permintaan sendiri atau meninggal dunia. Hal-hal yang menyangkut keanggotaan, fungsi dan wewenang badan pembina ditetapkan tersendiri oleh rapat badan pembina. Badan pembina merupakan pencetus ide/gagasan serta penyandang dana politeknik. Badan pembina mempunyai wewenang mengangkat dan menetapkan serta memberhentikan pengurus yayasan,  menetapkan garis-garis kebijaksanaan umum dan sasaran yayasan, melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap badan pengurus, menerima dan mengesahkan pertanggungjawaban mengenai segala usaha dan kegiatan badan pengurus termasuk mengesahkan laporan keuangan dan pertanggungjawaban keuangan yayasan.

2. Badan Pengawas
Badan pengawas terdiri dari satu orang atau lebih anggota yang fungsinya melakukan pengawasan dan memberi nasehat kepada pengurus dalam menjalankan kegiatan yayasan. Ketua badan  pengawas dipilih oleh dan diantara para anggota badan  pengawas. Masa kerja badan pengawas berakhir karena atas permintaan sendiri, meninggal dunia, atau masa jabatan berakhir. Hal-hal yang menyangkut keanggotaan, fungsi dan wewenang badan pengawas ditetapkan tersendiri oleh rapat badan pembina. Masa jabatan badan pengawas 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali.

3. Badan Pengurus Yayasan
Badan pengurus sekurang kurangnya terdiri dari seorang ketua, seorang sekretaris dan bendahara yang bertanggungjawab penuh atas kepengurusan yayasan dan untuk kepentingan yayasan. Ketua badan  pengurus dipilih oleh badan pembina. Masa kerja badan pengurus berakhir karena atas permintaan sendiri, meninggal dunia, atau masa jabatan berakhir. Hal-hal yang menyangkut keanggotaan, fungsi dan wewenang badan pengurus ditetapkan tersendiri oleh rapat badan pembina. Badan pengurus menyelenggarakan tugas dari yayasan. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut , pengurus yayasan mempunyai fungsi menetapkan kebijakan yayasan dan mengesahkan statuta politeknik, membahas dan mengesahkan usulan pimpinan politeknik yang menyangkut anggaran tahunan, mengesahkan struktur organisasi politeknik dan personalianya atas usul pimpinan dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, mengangkat dan memberhentikan direktur, membahas dan mengesahkan pertanggungjawaban direktur, memberi dan menerima bantuan pihak luar, menetapkan pengangkatan dan pemberhentian  tenaga kependidikan dan tenaga administrasi atas usul direktur, menetapkan pengaturan keuangan, gaji, dan honor dengan memperhatikan usul direktur, memberikan  pertimbangan atas calon-calon asisten direktur yang akan diangkat dan diberhentikan oleh direktur. Badan pengurus yayasan dapat melakukan perubahan politeknik setelah mendapat persetujuan tertulis dari menteri. Sewaktu-waktu dapat meminta pertanggungjawaban pimpinan politeknik

4. Senat Politeknik
Senat dipimpin oleh  ketua senat, didampingi oleh seorang sekretaris yang dipilih dari dan oleh anggota senat. Senat terdiri dari direktur, para asisten direktur, ketua program studi, perwakilan dosen tetap, dan perwakilan yayasan, serta unsur lain yang ditetapkan oleh senat politeknik. Tatacara pemilihan dan penetapan perwakilan dosen tetap yang menjadi anggota senat politeknik ditetapkan oleh dewan dosen tetap yang dituangkan dalam surat keputusan direktur. Tugas pokok senat adalah merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan politeknik, merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan pengembangan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika, merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan politeknik, menilai pertanggungjawaban pimpinan politeknik atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan, merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan pada politeknik, memberikan pertimbangan kepada pengurus yayasan berkenaan dengan calon-calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi direktur dan dosen yang akan meningkatkan jabatan akademik, menegakkan norma-norma yang berlaku bagi sivitas akademika, dalam melaksanakan tugas pokoknya senat dapat membentuk komisi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, komisi kerjasama, komisi etika, komisi lainnya yang dianggap perlu. Rapat senat luar biasa dapat diusulkan oleh direktur atau sekurang-kurangnya dua per tiga  anggota senat. Rapat senat dapat bersifat terbuka atau tertutup sesuai dengan kepentingannya. Keputusan dalam rapat senat dilakukan dengan musyawarah untuk mufakat. Dalam keadaan tidak tercapai mufakat dapat dilakukan pemungutan suara, dan untuk hal-hal prinsipil, keputusan diambil dalam rapat yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua pertiga dari anggota Senat dengan persetujuan setengah tambah satu dari anggota senat yang hadir. Apabila rapat tidak   tercapai  korum rapat ditunda 1 x 24 jam, setelah penundaan rapat dilanjutkan dan dianggap memenuhi korum dan keputusan dibuat dengan berita acara. Senat dapat mengesahkan dan menyetujui pemberian gelar kehormatan.

5. Direktur dan Asisten Direktur
Direktur bertanggung jawab langsung kepada Badan Pengurus Yayasan. Direktur mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, membina tenaga kependidikan, mahasiswa, tenaga administrasi, serta hubungannya dengan lingkungan, membina dan melaksanakan kerjasama dengan instansi, badan swasta dan masyarakat yang menyangkut bidang tanggung jawabnya. Direktur diangkat dan diberhentikan oleh badan pengurus yayasan setelah mendapat pertimbangan senat politeknik dan dilaporkan kepada menteri. Politeknik dipimpin oleh seorang direktur dan dibantu oleh asisten direktur yang terdiri atas asisten direktur bidang akademik dan kemahasiswaan, dan asisten direktur bidang administrasi umum dan keuangan yang bertanggung jawab langsung kepada direktur. Asisten direktur bidang akademik dan kemahasiswaan mempunyai tugas membantu direktur dalam memimpin pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta kegiatan kemahasiswaan. Asisten direktur bidang administrasi umum dan keuangan mempunyai tugas membantu direktur dalam memimpin pelaksanaan kegiatan dibidang  administrasi umum, SDM, dan keuangan. Asisten direktur dapat ditambah bidang tertentu sesuai dengan kebutuhan politeknik. Bilamana direktur berhalangan tidak tetap, asisten direktur bidang akademik dan kemahasiswaan bertindak sebagai pelaksana harian direktur. Dan jika asisten direktur bidang akademik dan kemahasiswaan berhalangan tidak tetap pula pada waktu yang bersamaan maka asisten direktur bidang umum dan keuangan bertindak sebagai pelaksana harian direktur. Bilamana direktur berhalangan tetap, pengurus yayasan mengangkat pejabat sementara direktur sebelum diangkatnya direktur yang baru sesuai dengan prosedur. Asisten direktur diangkat dan diberhentikan oleh direktur setelah mendapat pertimbangan senat politeknik dan pertimbangan badan pengurus  yayasan. Persyaratan umum menjadi direktur atau asisten direktur adalah sebagai berikut minimal berijazah magister (S2), minimal telah empat tahun menjadi dosen dan memiliki jabatan akademik, mendapat penilaian layak menjadi direktur atau asisten direktur melalui pertimbangan senat politeknik. Persyaratan administrasi menjadi direktur atau asisten direktur adalah mendapat pertimbangan senat politeknik, mendapat persetujuan dari atasan instansi yang bersangkutan bagi calon yang tidak berstatus dosen biasa politeknik, berdomisili di Surabaya dan sanggup bertugas penuh sebagai direktur atau asisten direktur dan tidak merangkap sebagai direktur atau asisten direktur pada perguruan tinggi swasta lain, serta tidak merangkap sebagai pengurus badan penyelenggara politeknik. Masa jabatan direktur dan asisten direktur adalah empat tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut-turut

6. Program Studi
Program studi adalah unsur pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan vokasi. Program studi dipimpin oleh ketua program studi yang dipilih diantara dosen dan bertangungjawab kepada pimpinan. Tugas pokok program studi adalah menyusun analisis instruksional, garis-garis besar program pengajaran dan satuan acara perkuliahan mata kuliah yang ditawarkan pada politeknik bersama dosen pengasuh mata kuliah, mengkoordinasi pembimbing akademik dalam rangka penyusunan rencana dan penyelesaian studi mahasiswa. Ketua program studi diangkat dan diberhentikan oleh direktur. Ketua program studi diangkat untuk masa jabatan empat tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut-turut.

7. Dewan Dosen Tetap
Dewan dosen tetap merupakan forum komunikasi dosen tetap politeknik. Dosen adalah seorang yang berdasarkan pendidikan dan keahliannya diangkat oleh pengurus yayasan dengan tugas utama mengajar di politeknik atas usul direktur. Dosen terdiri atas dosen Tetap yayasan yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga pengajar pada politeknik, dosen dipekerjakan dari pemerintah yang merupakan bantuan sosen dari pemerintah atas permintaan pengurus yayasan atas usul direktur, dosen luar biasa yang bukan tenaga tetap pada politeknik, dosen tamu yang diundang dan diangkat untuk menjadi dosen pada politeknik selama jangka waktu tertentu, dosen persepakatan yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga pengajar untuk jangka waktu tertentu yang bukan tenaga tetap pada politeknik. Jenjang jabatan akademik dosen terdiri asisten ahli, lektor, lektor kepala, dan guru besar. Wewenang tata cara pengangkatan serta pemberhentian jabatan akademik diatur sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

8. Organisasi Kemahasiswaan
Organisasi kemahasiswaan politeknik adalah wahana dan sarana peningkatan kepemimpinan, penalaran, kegemaran dan kesejahteraan mahasiswa dalam kehidupan kemahasiswaan di politeknik. Organisasi kemahasiswaan politeknik diselenggarakan dari, oleh, dan untuk mahasiswa. Ketentuan tentang organisasi kemahasiswaan diatur oleh menteri. Tata kerja organisasi mahasiswa ditetapkan  dengan SK Direktur. Pengurus organisasi kemahasiswaan bertanggung jawab kepada direktur melalui asisten direktur bidang akademik dan kemahasiswaan.

9. Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M)
Pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat adalah bagian dari politeknik yang melakukan atau melaksanakan sebagian tugas pokok dan fungsi politeknik dan dipimpin oleh kepala yang bertanggung jawab kepada direktur. Kepala P3M diangkat untuk masa jabatan empat tahun  dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut-turut. Kepala P3M diangkat dan diberhentikan oleh direktur.

10. Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)
Fungsi administrasi  akademik  dan  kemahasiswaan  merupakan unsur  pembantu pimpinan di bidang administrasi akademik dan kemahasiswaan. BAAK dipimpin oleh seorang kepala yang diangkat oleh direktur. Kepala BAAK sehari-hari bertanggung jawab kepada asisten direktur bidang akademik dan kemahasiswaan. BAAK mempunyai tugas memberikan pelayanan administratif di bidang akademik dan kemahasiswaan di lingkungan politeknik. Untuk menyelenggarakan tugasnya BAAK mempunyai fungsi melaksanakan administrasi pendidikan dan kerjasama, melaksanakan administrasi kemahasiswaan, melaksanakan administrasi perencanaan dan sistem informasi. BAAK terdiri atas sub bagian pendidikan akademik, sub bagian kemahasiswaan, sub bagian perencanaan dan sistem informasi

11. Bagian Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK)
Bagian administrasi umum  dan keuangan adalah unsur pembantu pimpinan di bidang administrasi umum dan keuangan. BAUK dipimpin oleh seorang kepala yang diangkat oleh direktur. BAUK sehari-hari bertanggung jawab kepada asisten direktur bidang umum dan keuangan. BAUK mempunyai tugas memberikan layanan administrasi umum dan keuangan di lingkungan politeknik. Untuk melaksanakan tugasnya, BAUK mempunyai fungsi melaksanakan urusan tata usaha, rumah tangga, hukum dan tata laksana perlengkapan, melaksanakan urusan kepegawaian, melaksanakan urusan keuangan. BAUK terdiri atas sub bagian umum dan kepegawaian, sub bagian akuntansi, sub bagian keuangan.


12. Bagian Penjaminan Mutu Internal (BPMI)
Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) adalah sistem penjaminan mutu dari dalam yang dilakukan politeknik. Dokumentasi SPMI dituangkan dalam dokumen tertulis terdiri atas kebijakan SPMI, manual SPMI, standar SPMI, dan formulir SPMI. Kebijakan politeknik adalah pernyataan tentang arah, dasar, nilai-nilai, tujuan, strategi, prinsip, dan sistem manajemen penyelenggaraan jasa pelayanan pendidikan tinggi secara menyeluruh yang dibuat dan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan visi, misi, dan tujuan institusi. Lazimnya, kebijakan politeknik dirumuskan secara tertulis dan dicantumkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Politeknik. Kebijakan akademik adalah pernyataan tertulis yang diturunkan dari kebijakan politeknik namun khusus hanya menyangkut bidang akademik, yaitu kurikulum, proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan aspek lain yang secara langsung berhubungan dengan persoalan akademik. Tidak termasuk ke dalam kebijakan akademik antara lain adalah kebijakan kepegawaian dan kesejahteraan pegawai. Kebijakan SPMI-Politeknik adalah dokumentasi tertulis berisi garis besar penjelasan tentang bagaimana suatu Politeknik memahami, merancang, dan melaksanakan SPMI-Politeknik dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan tinggi kepada masyarakat sehingga terwujud budaya mutu pada politeknik tersebut. Kepala BPMI diangkat dan diberhentikan oleh Direktur

13. Perpustakaan
Perpustakaan dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab mengolah dan menyediakan bahan pustaka dan informasi perpustakaan Politeknik NSC, memimpin dan mengkoordinir staff pustakawan secara profesional , guna memberikan pelayanan kepada seluruh civitas akademika yang membutuhkan informasi di perpustakaan, pengadaan dan pemeliharaan bahan pustaka serta pengembangan kepustakaan dan pustakawan, mengatur dan mendayagunakan bahan pustaka dan informasi, sebagai pusat kegiatan belajar, pelayanan informasi, penelitian dan menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca bagi seluruh civitas akademika. Syarat administrasi untuk menjadi kepala perpustakaan yaitu memiliki pengetahuan, pengalaman dan kemampuan di bidang perpustakaan, berdomosili di Surabaya dan sekitarnya, berpendidikan minimal S-1 kepustakaan, memiliki kemampuan dan keterampilan manajerial yang baik.


14. Bagian Pengembangan ICT (ICT Dev)
Bagian pengembangan ICT bertanggungjawab meningkatkan fungsi layanan sebagai pusat informasi dan data, meningkatkan citra dan layanan publik dengan sasaran terwujudnya peran ICT Development sebagai pusat layanan  informasi dan data, terwujudnya sistem layanan informasi dan data berbasis  teknologi informasi. ICT Dev dipimpin oleh seorang kepala dengan persyaratan administrasi yaitu memiliki pengetahuan, pengalaman dan kemampuan mengenai  jaringan, pemograman dan dasar komputer, berdomisili di Surabaya dan sekitarnya, berpendidikan minimal D3, memiliki tanggung jawab dan motivasi tinggi dalam bekerja.

15. Unsur Penunjang Politeknik berupa Unit Pelaksana Teknis (UPT)
UPT adalah unsur penunjang lain yang diperlukan untuk menunjang politeknik yang terdiri dari laboratorium simulasi bisnis, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, laboratorium akuntansi dan perpajakan, laboratorium perhotelan, UPT lainnya bila dianggap perlu. Setiap UPT dipimpin oleh seorang kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh pimpinan.

16. Unit-unit Bisnis lainnya.
Dalam usaha untuk meningkatkan peranan sivitas akademika di masyarakat maka politeknik dapat membentuk unit-unit bisnis yang kegiatan usahanya masih dalam lingkup peningkatan peranan tri darma perguruan tinggi. Unit-unit bisnis di bawah politeknik bertanggung jawab kepada direktur.

 

 


Komentar


Lowongan Kerja:

Politeknik NSC Surabaya


Anda pengunjung ke : 32,919,237

Daftar

Hubungi Kami
  • Facebook
  • Twitter
  • Youtube
  • Google+
  • WhatsApp